Tersebut Kata Otoritas Kesehatan China mengenai Kemasan Makanan Beku yang Tercemar Virus

ILUSTRASI. Ilustrasi morfologi virus corona baru yang dipublikasikan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Georgia, Amerika Serikat. 29 Januari 2020. Alissa Eckert, MS; Dan Higgins, MAM/CDC/Handout via REUTERS.

KONTAN. CO. ID –  BEIJING (Reuters). Otoritas pengendalian penyakit menular di China mengucapkan, Sabtu (17/10), bahwa kemasan sasaran beku yang terkontaminasi oleh virus corona baru dapat menyebabkan infeksi.

Kesimpulan itu merupakan hasil dari kegiatan penyelidikan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) terhadap penyebaran virus dengan menyebabkan wabah di Qingdao, minggu lalu. Dalam pelacakan itu, CDC mendeteksi keberadaan virus corona anyar di kemasan ikan beku.

Hasil deteksi CDC itu merupakan yang pertama pada dunia. Itu bisa diartikan kalau virus dapat berpindah dalam jeda jauh, melalui perantara makanan beku.

Baca Juga: Itu temuan mengejutkan WHO terkait Remdesivir, obat untuk Covid-19

Perut pekerja dermaga di Qingdao yang awalnya didiagnosis sebagai orang minus gejala pada bulan September membawa virus itu ke rumah rendah dada saat karantina. Karena kejelekan disinfektan dan perlindungan yang tidak memadai di fasilitas itu, 12 orang lain di rumah sakit itu ikut terinfeksi, kata pihak berwenang pekan lalu.

Namun, pernyataan terbaru CDC tidak menunjukkan bukti kuat kalau dua pekerja di Qingdao tertular virus dari kemasan secara tepat. Menurut Jin Dong-Yan, ahli virologi di Universitas Hong Kong, terbuka kemungkinan bahwa kedua pekerja tersebut tertular virus dari tempat asing, dan mereka kemudian mencemari paket makanan di tempat kerja mereka.