Saham-saham yang banyak dikoleksi asing zaman IHSG rebound, Senin (15/2)

KONTAN. CO. ID awut-awutan JAKARTA . Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di daerah hijau. Mengutip data RTI, Senin (15/2), IHSG menguat 0, 77% atau bertambah 47, 80 poin ke level 6. 270, 32.

Penguatan IHSG ditopang kenaikan delapan dari 10 sektor. Sektor dengan menguat antara lain industri pokok, aneka industri, konstruksi, infrastruktur, manufaktur dan perdagangan. Masing-masing menguat 2, 23%, 1, 89%, 1, 66%, 1, 29%, 0, 94% dan 0, 89%.

Hanya dua sektor yang berharta di zona merah yakni daerah barang-barang konsumsi dan tambang per turun 0, 38% dan 0, 12%.

Total volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 13, 75 miliar dengan nilai transaksi Rp 12, 26 triliun. Sebanyak 229 saham menguat dan 182 saham melemah beserta 160 saham nilainya tidak berganti.

Baca Juga: Asing melego saham-saham ini di tengah kenaikan IHSG, Senin (15/2)

Aneh membukukan net sell sebesar Rp 692, 87 miliar di seluruh pasar. Namun asing membukukan net buy terhadap sejumlah saham itu.

Asing paling banyak mengoleksi saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 133 miliar. Saham BBRI ditutup menguat tipis 0, 64% ke Rp 4, 710 per saham. Total volume perdagangan saham BBRI mencapai 96, 4 juta dengan nilai transaksi Rp 454, 8 miliar.

Asing pula memburu saham PT Indah Daya Pulp and Paper Tbk (INKP) sebesar Rp 36, 2 miliar. Saham INKP menguat 4, 78% ke Rp 14. 800 bagi saham. Total volume perdagangan saham INKP mencapai 11, 2 juta dengan nilai transaksi Rp 165, 1 miliar.

Menyuarakan Juga: IHSG menguat 0, 77% ke 6. 270 pada Senin (15/2), ASII & BBCA mencetak net sell terbesar

Saham PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) juga diborong asing Rp 31, 8 miliar. Saham BTPS melesat 10, 91% ke Rp 3. 760 per saham. Total bagian perdagangan saham BTPS mencapai 26, 5 juta dengan nilai pembicaraan Rp 97, 2 miliar.

Beserta 10 saham net buy terbesar aneh pada Senin:

<! —

gong2deng –>

Editor: Noverius Laoli

. bg-color-linkedin background-color: #0072b1;