Metrodata Electronics (MTDL) siapkan Capex Rp 250 miliar pada tahun 2021

Reporter: Venny Suryanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA. Metrodata Electronics Tbk (MTDL), salah satu emiten solusi digital dan distribusi di  bidang  Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memproyeksikan pendapatan tahun 2021 bakal tumbuh sekitar 8% dan menyaruk bersih tumbuh sekitar 10%.  

“Kami optimistis seiring dengan ekonomi yang diharapkan mulai pulih dan semua dapat berjalan lebih cara pada tahun ini, ” ujar Randy Kartadinata Direktur MTDL zaman dihubungi Kontan. co. id, Minggu (17/1).

Ia mengatakan, target tersebut optimistis tercapai lantaran adanya kaum faktor pendorong pertumbuhan. Pertama sebab sisi distribusi seperti hardware seolah-olah PC dan Notebook yang menggila di tengah kegiatan Work From Home (WFH) dan sekolah daring. Jadi permintaan PC dan Notebook dinilai dapat mendongkrak penjualan di tarikh ini.

Selain itu, di periode pandemi ini, MTDL juga merasai peningkatan permintaan untuk layanan laksana Big Data & Analytics, IT Security, Business Application, dan pula Digital Business Platform.

Baca Juga: Tahun ini, Metrodata Electronics (MTDL) proyeksikan laba bersih tumbuh sekitar 10%

“Selain itu, juga ada permintaan untuk layanan seperti Robotic Programming Automation, Remote Access Application, Workforce Collaboration, Cloud Workspace, CRM, Talent Management juga menikmati peningkatan, ” katanya.

Adapun, mendahului tahun 2021 ini MTDL selalu tengah mempersiapkan strategi di usaha distribusi dengan diversifikasi produk & mengembangkan digital platform.

Dengan serupa itu hal ini diharapkan unit usaha distribusi dapat terus mengembangkan digital platform business dengan mempersiapkan platform buat memfasilitasi partner atau dealer untuk berjualan di marketplace melalui maklumat yang terhubung dengan MTDL.

“Di mana nantinya MTDL yang hendak melakukan pengiriman barang secara langsung (sistem dropship), ” katanya.

Tatkala untuk bisnis solusi, MRDL berenxana akan masuk dalam segmen Bank Buku II dengan modal pokok Rp 1 triliun hingga Rp 5 triliun dan Buku III dengan modal inti Rp 5 triliun sampai Rp 30 triliun guna memperkuat recurring bisnis.

Randy mengatakan sebelumnya di tahun 2016 MTDL hanya memiliki pendapatan recurring pada unit Bisnis Solusi & Konsultasi sebesar 30%, namun saat ini sudah bertumbuh menjadi 40%.

“Ke depan, untuk beberapa tahun mendatang kami akan meningkatkan penerimaan recurring untuk unit Bisnis Solusi dan Konsultasi hingga 50%, ” harapnya.

Baca Serupa: Metrodata Electronics (MTDL) proyeksikan laba bersih tumbuh sekitar 10% di tahun ini

Adapun untuk tahun 2021. MTDL juga telah merancang anggaran belanja modal atau Capital expenditures (capex) sekitar Rp 250 miliar. Rencananya, dana ini akan dimanfaatkan untuk rental peralatan equipment Information Technology (IT) yang akan disewakan ke perusahaan Oil dan Gas.

Sekalipun demikian, Sampai saat ini pihaknya belum bisa menyampaikan bagaimana program ekspansi yang tengah disiapkan. Yang pasti, MTDL terus berfokus di setiap lini bisnis dengan tetap melanjutkan penambahan kerja sama dengan mitra baru untuk produk-produk TIK, mulai dari software, cloud, IT security, IoT, gaming, hingga merambah ke produk home appliances .

“Sampai saat ini kami masih belum bisa sampaikan dan akan diinformasikan jika telah siap, ” tutupnya.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Sokongan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang bernas dan bermanfaat.

Jadi ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai pemberian yang bisa digunakan berbelanja dalam KONTAN Store.

. bg-color-linkedin background-color: #0072b1;

<! —

–> <! —

Video Pilihan gong9deng –>
<! —

EMITEN

gong9deng –>