Mantan agennya akan layangkan PKPU tenggat kepailitan, ini kata AIA Financial

Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. PT AIA Financial (AIA) menegaskan tuduhan gagal bayar dan gugatan pailit yang dilakukan oleh dua mantan agennya yang baru-baru ini diajukan kepada OJK, tidak berdasar.

Perusahaan asuransi tersebut memastikan bahwa pendapatan  perusahaan sebab tahun ke tahun meningkat, makna juga meningkat. Adapun keputusan terhadap para penggugat dilakukan mengingat AIA menjunjung standar kepatuhan yang agung dan standar perilaku profesional dengan diatur dalam kode etik kongsi.

AIA tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran dan akan mengambil tindakan tegas terhadap hal tersebut.

Baca Juga: Merasa haknya belum dibayar, mata-mata akan ajukan PKPU AIA Financial

Menurut AIA, terjadi pelanggaran yang dilakukan penuntut yang telah terbukti dan diakui sepenuhnya oleh penggugat. Selain tersebut pelanggaran dilakukan secara berulang dan AIA telah memberikan kesempatan buat memperbaiki kesalahan tersebut. Pelanggaran dengan dilakukan penggugat juga tidak bertemu dengan SOP yang telah disepakati bersama.

Rista Qatrini Manurung Eksekutif Hukum, Kepatuhan dan Risiko PT AIA Finanial menjelaskan bahwa AIA merujuk pada kewenangan Otoritas Bantuan Keuangan (OJK) selaku regulator pabrik terkait pengajuan PKPU dan kepailitan. Rista juga menegaskan bahwa AIA dalam kondisi keuangan yang sangat sehat.

“AIA berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang kuartal 2 -2020 dengan tingkat solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) yang berpengaruh yakni sebesar 739%, jauh dalam atas batas minimum yang ditetapkan oleh OJK yakni sebesar 120%, ” ujar Rista dalam petunjuk resminya, Kamis (6/8).

AIA mencantumkan peningkatan Laba bersih setelah pajak pada kuartal 2-2020 Rp satu. 025 miliar atau tumbuh sejumlah Rp 763 miliar, dibandingkan dengan periode yang sama tahun berantakan yakni Rp 262 miliar.

Bertambah dari itu, Rista melanjutkan bahkan di tengah kondisi ekonomi yang terimbas pandemi Covid-19 dengan banyak industri raksasa terkena dampak dan orang kehilangan pekerjaan, AIA malah membuka lapangan pekerjaan untuk gaya pemasar asuransi melalui Premier Academy dan SA Pro.

Dalam 1 bulan, AIA menerima lebih sebab 2. 000 peserta yang mengikuti sesi Entrepreneurship Opportunity Program yang dilakukan secara virtual.

Selain itu, Rista juga menggarisbawahi bahwa dalam menjalankan kegiatan bisnis, AIA tetap berpegang teguh pada prinsip operasional “Melakukan hal yang tepat, dengan cara yang tepat, dengan karakter yang tepat”.

“Keputusan yang diambil AIA terhadap Bapak Jethro serta Bapak Kenny Leonara Raja merupakan keputusan yang tidak mudah, & AIA telah melalui berbagai metode termasuk mediasi, sebagai upaya mencapai kesepakatan yang dapat diterima oleh para pihak, ” ucap Rista.

Rista menegaskan, AIA telah mengakhiri dan memenuhi kewajiban sepenuhnya pantas dengan perjanjian yang telah disepakati bersama dan sejalan dengan peraturan hukum yang berlaku.

Baca Juga: AIA Financial luncurkan proteksi AIA 1dapat4

Mengenai peristiwa penyelesaian permasalahan dengan Ibu Surianta Tarigan, AIA mengaku telah melayani proses sesuai dengan Undang Ketenagakerjaan yang berlaku.

“Kami mengimbau biar Ibu Surianta Tarigan menghormati konvensi penyelesaian yang telah disepakati beserta dan yang telah didaftarkan di Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. ” pungkas Rista.

Hingga saat ini, Dominasi Jasa Keuangan (OJK) belum memberikan keterangan mengenai kelanjutan proses dibanding kasus tersebut.

SEDEKAH, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Kamu akan menambah semangat kami buat menyajikan artikel-artikel yang berkualitas & bermanfaat.

Sebagai peribahasa terimakasih atas perhatian Anda, ada voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

–> Video Pilihan gong13deng –>
ASURANSI

gong13deng –>