Makin Terpojok Akibat Sanksi AS, Huawei Tetap Melayani Klien 5G pada Eropa

ILUSTRASI. Logo Huawei di Bandara Shenzhen di Daerah Guangdong China, 17 Juni 2019. REUTERS/Aly Song

KONTAN. CO. ID –  ZURICH (Reuters) kacau Raksasa telekomunikasi China Huawei makin kesulitan melawan hukuman yang dirancang Amerika Serikat (AS) untuk mencekik aksesnya ke semikonduktor. Namun hingga kini, Huawei sedang dapat melayani klien jaringan 5G di Eropa, kata eksekutif senior Eropa kepada surat kabar Austria.

Produsen peralatan telekomunikasi seluler dan smartphone terbesar di dunia itu masih “mencari solusi” untuk membantu jutaan pemakai ponsel Huawei setelah Google dilarang memberikan dukungan teknis untuk gaya ponsel Huawei baru yang memakai sistem operasi seluler Android.

Menangkap Juga: Samsung ketiban durian runtuh usai Huawei terus-terusan diserang AS

“Sejak hukuman AS tahun lalu, produsen semikonduktor AS tidak lagi diizinkan buat memasok kami sehingga mitra AS kami sebelumnya tidak dapat sedang bekerja dengan kami. Sejak Agustus menjadi semakin sulit, ” introduksi Abraham Liu, Wakil Presiden Huawei Eropa, kepada surat kabar Kurier.

Dia mengutarakan, Washington “memeras” pembuat chip supaya menghindari hubungan dengan Huawei, yang menyangkal tuduhan AS bahwa produknya dapat digunakan oleh Beijing jadi alat penyadap.