Diserang Uni Eropa, China: Kami ialah korban disinformasi, bukan penggagas

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN. CO. ID –  BEIJING . Kementerian luar negeri China di hari Senin membantah klaim bahwa Beijing menyebarkan disinformasi tentang virus corona menyusul laporan Uni Eropa yang mengatakan ada “bukti signifikan” operasi rahasia China di jalan sosial.

“China menentang penciptaan dan penyebaran disinformasi oleh siapa pula atau organisasi apa pun. China adalah korban disinformasi, bukan arsitek, ” kata juru bicara departemen luar negeri China Geng Shuang pada konferensi pers reguler pada 27 April.

Laporan oleh badan kebijakan luar negeri Uni Eropa mengatakan pemerintah yang didukung negeri termasuk China dan Rusia bertanggung jawab untuk menyebarkan disinformasi terpaut virus corona.

Baca Juga: Kasus virus corona global kian mendekati nilai 3 juta…

Reuters sebelumnya melaporkan bahwa para-para pejabat senior China menekan Asosiasi Eropa untuk membatalkan kritik berasaskan laporannya pada minggu lalu, serta mengatakan hal itu akan menghasilkan Beijing “sangat marah”.

Laporan tersebut diterbitkan akhir pekan lalu setelah penundaan dan beberapa informasi menerjang China diubah. Juru bicara Uni Eropa menolak berkomentar mengenai hal ini.

Baca Selalu: Infeksi harian terendah, Tokyo hanya mengonfirmasi 39 kasus baru

China dengan keras mempertahankan penanganan virus corona baru di tengah teriakan dari beberapa negara untuk mengasaskan penyelidikan independen terhadap virus serta sumbernya.

Geng mengatakan tidak tersedia bukti konklusif bahwa virus tersebut berasal dari China, dan menunjukkan bahwa “manuver politik” di pulih seruan untuk penyelidikan independen tak akan berhasil.


–> Video Pilihan

–>

–>
VIRUS CORONA

–>