Desember 2020 investor dapat berkah dibanding empat saham ini, bagaimana prospeknya?

Reporter: Benedicta Prima | Editor: Handoyo.

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA . Sepanjang Desember 2020 lalu, terdapat beberapa saham yang membagikan dividen interim. Di antara saham-saham tersebut, investor mendapatkan cuan besar karena ada empat saham juga mengalami kenaikan harga bila dihitung sejak pembukaan tahun.  

Sebut saja saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang harganya telah terangkat 1, 27% year to date (ytd). Saham bank berkapitalisasi besar ini membagikan dividen interim Rp 98 per lembar, dengan yield 0, 3% pada saat cum date.  

Kemudian saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yang mengalami peningkatan harga 19, 25% ytd membagikan dividen senilai Rp 6, dengan dividen yield 0, 6%.  

Selanjutnya saham PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) yang mengalami peningkatan nilai 22, 08%. Saham ini membagikan dividen interim Rp 110 mulai saham dengan dividen yield dua, 04%. Terakhir saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) yang menikmati peningkatan harga 1, 82% ytd, membagikan dividen interim Rp dua per saham dengan yield 0, 88%.  

Analis Binaartha Sertifikat Nafan Aji Gusta mengatakan opsi sahamnya tetap mengacu pada pokok emiten yang baik, yang biasanya memiliki kapitalisasi yang besar. Sehingga Nafan tidak melihat dari pergerakan harganya yang mengalami penurunan mengingat kondisi pasar  yang memang sedang turun.  

Membaca Juga: Walau January Effect akan terbatas, IHSG diprediksi tetap menguat di bulan tersebut

Saham-saham pilihan Nafan dengan kapitalisasi besar dengan rajin membagikan dividen antara lain ADRO, ASII, BBNI, BBRI, BMRI, CPIN, GGRM dan HMSP. Lalu INDF, INTP, KLBF, PGAS, PTBA, TLKM dan UNTR.  

Tetapi demikian, saham-saham yang saat tersebut mengalami kenaikan harga dan sudah membagikan dividen diprediksi bakal menemui pelemahan. “TOWR misalnya mulau menikmati bearish consolidation sehingga investor bisa wait and see terlebih dahulu, ” jelas Nafan, Minggu (3/1).  

Saham lainnya seperti UNIC juga diprediksi akan terkoreksi menuju Rp 4. 500 sehingga disarankan untuk hold. Sedangkan META berpeluang menuju kembali ke level Rp 242 dan juga disarankan buat hold. Adapun harga saham UNIC dan META pada akhir tahun 2020 lalu ditutup pada kelas Rp 4. 700 dan Rp 224.  

Asal tahu selalu, PT Golden Energy Mines (GEMS) juga bakal membagikan dividen interim kedua tahun buku 2020 sebesar US$ 0, 0051 per saham atau setara Rp 72, 84. Tanggal cum dividen jatuh dalam 7 Januari 2021. “GEMS masih kurang likuid, rekomendasi not rated apalagi mengalami suspensi, ” terang dia.

 

SUMBANGAN, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai peribahasa terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di LANGSUNG Store.

–> Video Pilihan gong9deng –>
IHSG

gong9deng –>