10 Bulan berturut, indeks manufaktur China berada di level ekspansi walau ada pandemi

Sumber: Xinhua | Editor: Khomarul Hidayat

LANGSUNG. CO. ID – BEIJING . Indeks manufaktur (PMI) China berada di level 51, 9 di dalam Desember 2020, turun 0, 2 poin persentase dari November 2020, demikian laporan Biro Statistik Nasional (NBS) China, akhir tahun lulus.

Indeks manufaktur di atas 50 menunjukkan ekspansi, sementara angka di bawah 50 mencerminkan kontraksi.

Indeks manufaktur China di bulan Desember 2020 tetap berada di daerah ekspansi selama 10 bulan berturut-turut, menunjukkan bahwa sektor manufaktur China melanjutkan pemulihannya yang stabil. Mampu statistik senior NBS Zhao Qinghe mengatakan, indeks manufaktur China tersebut tetap berada pada level luhur dalam tahun ini.

Baca Juga: Hubungan China-AS berada di persimpangan ulama baru

Sub-indeks untuk produksi tercatat 54, dua di bulan Desember 2020, turun 0, 5 poin persentase sebab November 2020. Sedangkan indeks order baru turun 0, 3 pokok persentase menjadi 53, 6.

“Meskipun sedikit menurun dari bulan sebelumnya, kedua sub-indeks tersebut menunjukkan kesenjangan yang terus menyempit, mengindikasikan ikatan yang lebih seimbang antara buatan dan permintaan, ” kata Zhao seperti dikutip Xinhua .

Sementara itu, sub-indeks pesanan ekspor dan impor baru turun tipis dari 51, 5 dan 50, 9 pada bulan November 2020 menjadi masing-masing 51, 3 dan 50, 4 di bulan Desember 2020, yang berada dalam wilayah ekspansi.

Data tersebut serupa menunjukkan bahwa PMI untuk daerah non-manufaktur China berada di level 55, 7 pada bulan Desember 2020, turun dari 56, 4 di bulan November 2020. PMI non-manufaktur tetap di atas 50 selama 10 bulan berturut-turut, taat data NBS.

Di bulan Desember, sektor jasa mengalami pemulihan dengan lebih lambat, dengan sub-indeks buat kegiatan usaha berada di kelas 54, 8. Angka tersebut mendarat dari 55, 7 di kamar November 2020 tetapi masih berada pada tingkat yang relatif mulia untuk tahun tersebut.

Menganalisis masukan PMI Desember tersebut, Kepala Analis di China Minsheng Bank Wen Bin mengatakan, ekonomi China sudah pulih dengan mantap, tetapi tantangan masih ada untuk pemulihan dalam masa depan.

“Lebih banyak pertolongan harus diberikan untuk industri manufaktur dan perusahaan kecil, sementara kebijaksanaan harus lebih tepat sasaran & efektif, ” tambah Wen.

 

 


–> Video Pilihan gong9deng –>
INDEKS MANUFAKTUR

gong9deng –>